Penyebab tenggelamnya kapal Titanic yang terjadi pada 1921 silam, ternyata akibat kesalahan pengemudi. Kapal pesiar terbesar dan termegah pada harusnya bisa terselamatkan andai kata sang kapten tidak nekad untuk berlayar.
Pada 10 april RMS Titanic bertolak dari Southampton, Inggris menuju New York, pada pelayaran hari keempat kapal yang dianggap tidak bisa menabrak apapun, buktinya telah menabrak bongkahan gunung es dan 1.500 penumpang hilang sebelum datangnya perahu penyelamat.
Adalah Louise Patten, seorang penulis dan cucu dari charles lightoller, pejabat terpenting nomor dua di kapal titanic tersebut. Ia mengungkapkan kebenaran yang sudah terjadi 100 tahun yang lalu yang telah disembunyikan karna takut menodai reputasi kakeknya, yang juga pahlawan perang.
Lightoller, adalah perwira paling senior yang selamat atas kejadian tersebut, namun menutupi kesalahan saat penyelidikan tenggelamnya kapal. Karna ia khawatir jika kesalahan manusia, maka pemilik kapal akan mengalami kebangkrutan dan rean-rekannya akan dikeluarkan,
"Padahal mereka dapat dengan mudah menghindari bongkahan gunung es jika bukan karna perintah yang blunder,"kata patten yang dikutip dialy telegharp, tenggelamnya kapal Titanic relatif cepat karna kapten kapal yang memaksa anak buahnya untuk terus berlayar meskipun telah menambrak bongkahan gunung es, "bukannya kapal dikemudikan ke sebelah kiri, pengemudi kapal (Robert Hitccin) malah panik dan membelok kan kemudi ke arah yang salah.
Setelah mereka sadar atas kekeliruannya, Patten menambahkan, hanya butuh 4 menit mengubah arah dan waktu.Perwira pertama William Murdoch menyadari sang juri mudi salah, kemudian mencoba untuk memperbaiki itu terlambat.
Kakek Patten mengikuti rapat perwira kapal Titanic sebelum kapal tersebut tenggelam, disanalah jelas kesalah fatal yang telah terjadi. Namun yang memparah kondisi ialah J. Bruce Ismay, pemilik dari White Star line yang terus menyuruh pengemudi kapal untuk berlayar terus.
Keputusan tersebut adalah yang membuat kapal tenggelam lebih cepat daripada perkiraan. Padahal kalau Titanic diam saja, ia akan bertahan lebih lama sehingga kapal penyelamat datang dan maka terjadi kematian penumpang. Selama ini penyebab hancurnya kapal yang megah tersebut akibat menabraknya lambung kapal ke bongkahan es yang membuat kapal rusak parah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar